Sunyi yang bising

rain

di ujung yang panjang sana, aku mulai dengan huruf A
lalu sunyi…
kemana pergi?
tapi debu-debu mengajakku bernyanyi
kodok bertanya, “tak ingatkah kau, siapa kami?”
lalu sunyi…
salju datang bawa gigil
tapi hangat
aku suka
di ujung yang panjang sana ada A
aku terlahir dengan raga berbeda
batu-batu mengajakku berdendang
siapa?
siapa?
tawaku berderai
sunyi yang bising
dan lalat-lalat yang terkantuk mendesing
aku suka
biar begini lebih lama
😀

#being alone is a priviledge

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s