Melankoli

cinta bukan perasaan atau kebenaran yang diyakini seorang diri.
cinta adalah kamu dan dia yang memilih untuk berbagi perasaan sebagai kebenaran bersama.
mengalami dan interaksi…

kamu, perempuan keras kepala yang katanya lahir dari generasi patah hati,
ingin jujur tapi takut terluka (lagi).
dan ketakutan itu memaksamu untuk mengabaikan suara tulus yang sedang memanggilmu.
mencintainya..

dia, lelaki egois yang katamu beraroma puisi, masih hidup dalam kenangan.
merasakan betapa sulitnya menjalani perpisahan yang diputuskan sendirian.
kehilanganmu..

kelak, waktu akan memberitahumu batas antara menyerah dan bertahan.

– pria iseng sendiri –
(dari 17 Desember 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s