Tentang Kita

(i)

kita terbaring dalam kamar, mereka-reka berbagai
kemungkinan tentang nanti. tapi nanti telah menjadi kini
saat kita memergokinya pertama kali
malam pun tak pernah bisa mencatat kita sebagai
kesunyian, sebagaimana pagi sering bimbang melukis kita
sebagai kenangan
maka kita pulang pada hati, menengok lalu dari hidup
yang sering menyembunyikan diri

(ii)

kita adalah luka, gumpalan letih yang diendapkan pagi
setelah malam merangkai kita dengan gelap
kita adalah suka, butiran kasih yang dirangkum senja
tatkala siang memaknai kita dengan nyala
tapi kita mungkin bukan apa-apa, sebab kita memang
tak pernah bisa mencatat sunyi dengan lengkap

– pria iseng sendiri –
(dari 22 Desember 2009)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s