Ia

Ia bukanlah gadis mendadakku seperti dalam kisah roman picisan atau sinetron jaman sekarang
Sebab cinta adalah anak akar kebudayaan, bukan batu yang jatuh dari langit
Ia buah pencaharian akan makna hidup dan kehadiran yang begitu dalam dan lain
Ialah bunga yang kupilih dalam pencaharian panjang tidak dengan keraguan,
meski dengan diam-diam dan malu-malu khas lelaki jaman dulu…

– pria iseng sendiri –
(dari 5 Januari 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s