pemilu

ketika kau buka dan hamparkan
kertas itu. bersama itu pula telah kau
undang maut paling kejam. dan
sepanjang kehidupan kau akan dikalahkan.

begitu kau contrengkan pena pada
kertas itu. maka hilanglah kebebasanmu.
sebab guratan yang kau buat di kertas itu
adalah terali besi yang kau susun sendiri.
dan tak akan ada lagi kata-kata
yang selama ini menyanjungmu
dengan janji-janji palsu.

apalagi ketika kau lipat
kertas itu. tanpa kau sadari
kau telah melipat daftar warisan
yang sebenarnya berhak kau dapatkan
kau tuntut dan kau perjuangkan.

dan namamu tidak akan tercatat
dalam perjalanan sejarah. saat kau
masukkan kertas itu pada kotak terkunci.
sebab kau telah memenjarakan nasibmu
dalam kesia-siaan dan penderitaan.

tidak ada lagi harapan untukmu.
bahkan saat kotak itu dibuka dan digelar.
sebab yang dihitung itu bukan
hak-hakmu. melainkan kekuasaan yang telah
digadaikan demi uang dan kesenangan.

– pria iseng sendiri –
(dari 22 Januari 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s