Di Hitam Matamu

di hitam matamu pernah kuintip seberapa dalam
hatimu menyimpan keberadaanku, dan aku selalu gagal
menyusurinya. sebab hitam matamu seakan menampung segala
yang bisa kau lihat. maka yang kulihat hanya jejak ketiadaanku.

setelah sekian lama baru kutahu bahwa aku salah alamat.
sebab di putih matamu lah rupanya kau simpan
keping-keping rindu hatimu pada keberadaanku.
namun semuanya sudah terlambat, aku terlanjur menghapus
jejak keberadaanmu di hatiku.

– pria iseng sendiri –
(dari 4 Agustus 2009)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s