brahmana itu Arjuna

Apa kau ingat cerita para Pandawa dan Kurawa dalam sayembara mencari pasangan untuk Drupadi, Nak? Ingatkah kau ketika Duryudana dengan pongahnya mengatakan “Putri secantik Drupadi hanya cocok untuk Putra Mahkota Hastinapura, Duryudana.” Ingatkah kau ketika Duryudana melakukan protes terus-menerus, bahkan menuduh Drupadi dan Drupada sebagai orang yang sombong dan telah melakukan penghinaan, semata-mata agar Karna bisa mewakilinya untuk memenangkan putri Pancala itu?

Apa kau ingat bagaimana semua orang memandang remeh Arjuna yang berpakaian brahmana ketika hadir dalam sayembara? Bagaimana mereka menertawakannya? Padahal Arjuna tak pernah berniat ikut sayembara, Krisna lah yang menunjuknya. Meski begitu, tetap saja banyak orang yang memandang remeh dan melihat sinis, bahkan setelah mereka melihat kemampuannya.

Mereka yang meremehkan dan tertawa itu tak tahu bahwa di balik pakaian lusuh dan jenggot penuh debu itu ada Arjuna putra Pandu, pangeran dari Hastinapura, pemanah terbaik dunia setara Karna. Di sini tentu kau ingat kataku… ejekan, tawa, dan pandangan sebelah mata tak bisa mengubah seseorang Nak. Arjuna tetap Arjuna, kemampuan dan jati dirinya tak akan luntur sedikit pun hanya karena cemoohan dan fitnah bertubi-tubi.

Hingga hari ini, kita sudah mendengar banyak ejekan dan perendahan semacam itu, Nak… tapi jangan risau. Nanti, kita semua akan melihat sendiri ketika brahmana lusuh itu berjalan ke dalam arena dan mulai mengacungkan busurnya ke angkasa.

– S –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s