tentang ketenangan hati

Ingat kata-kataku ini ketika ada orang yang berusaha mengacaukan ketenangan jiwamu, Nak…

“Terkadang, orang yang berusaha mengganggu kedamaian hatimu itu sesungguhnya sedang merasa tak damai dengan dirinya sendiri. Karena bukankah orang yang sudah merasa damai tak akan berusaha merusak kedamaian orang lain?

Karena itu tak usah gamang, Nak… jangan biarkan rasa tak damai dalam dirinya menular padamu. Dan jangan membencinya karena hal itu. Karena orang-orang seperti mereka tak seharusnya dibenci, tetapi dikasihani.”

Setelah membaca ini, kau mungkin akan langsung memprotes: “Tapi aku berhak membalasnya karena dia telah menggangguku!”

Ya, kau berhak, Nak… bahkan berhak untuk membenci karena perilakunya yang tak baik padamu. Tapi kukatakan padamu, melindungi kedamaian hatimu dan menjaganya dari rasa benci lebih penting daripada sekedar pembalasan atau amarah. Sebab tak ada yang bisa mengeraskan hati lebih hebat daripada kebencian dan kesedihan, Nak… dan kau tentu tak mau memiliki hati yang membatu, bukan?

Kau tak akan bisa langsung melakukannya dengan mudah, aku tahu. Tapi tak apa… belajarlah dulu Nak. Aku juga masih terus belajar dalam perjalananku hingga sekarang. Baca lagi pesanku di atas, ulangi, resapi sampai kau mengerti.

– S –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s