Menghormati Kenangan

“di hadapan kenangan orang lain, tak bisa tidak,
kita akan menjelma jadi orang asing
tapi tak apa…
sebab kenangan sepenuhnya hak mereka sendiri
dan tiap-tiap kenangan layak untuk dihormati”

– S –

NB (Nambah Bicara):
Seumpama hidup adalah sebuah sekolah, maka kemarin guru yang mengajar di kelas saya pasti mengatakan:

“Baik anak-anak, kali ini kita akan belajar cara untuk menghormati kenangan orang lain. Buka catatan lama kalian.” sambil tersenyum pada saya yang biasa duduk di bangku paling belakang.

Senyum yang terasa pahit seperti pare. Tapi bergizi dan bikin kekebalan tubuh jadi prima. Still learning, though…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s