yang lebih hangat

Dia tiba-tiba bertanya: “Kau tahu apa yang lebih hangat dari rindu?”

“Entahlah… pelukan yang melebur rindu jadi satu?” jawab saya, tak yakin.

Katanya: “Mungkin iya, mungkin tidak… saat kita berpelukan ada yang hangat, tapi saat melepas tetap ada yang hangat. Jadi mungkin iya, mungkin tidak…”

“Lalu, apa jawabannya… yang lebih hangat dari rindu?” saya ganti bertanya.

Lalu jawabnya: “Kita, sayang…”šŸ™‚

K –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s