baik-baik saja

dimulai dengan keheningan,
kau berkutat sendiri dengan semua persoalan yang memenuhi pikiran
lalu tiba-tiba hujan
di matamu, butiran airnya seolah turun perlahan

ayahmu lewat sambil berkata,
lagi-lagi kucingmu pipis di pot bunga tetangga
setelahnya beliau bertanya, apa kau sudah makan?
kau menjawabnya dengan anggukan

dari tempatmu duduk di dekat jendela
kau bisa melihat ibumu tertidur di atas sofa
damai, meski lelah memeluk tubuhnya
tadi di sela waktu tidurnya beliau masih sempat bertanya
apa ada masalah di tempat kerja?
kau jawab tak ada, pekerjaan baik-baik saja

kau berpaling lagi pada hujan
dan sinar bulan separuh yang menerobos awan
radio di rumah sebelah mengalunkan lagu coldplay, viva la vida
teringat lagi kau tentang semua hal yang menghimpit dada
tapi entah kenapa
kau merasa bahwa kau akan baik-baik saja

– S –
(dari Desember 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s