Malaikat juga tahu…

Kemarin malam habis re-watch film RectoVerso, karena gak bisa baca ulang novelnya. Meski bukunya jauh lebih bagus dari filmnya, tapi film RectoVerso sendiri cukup keren. Menurut saya, di antara semuanya “Malaikat Juga Tahu” masih jadi juaranya🙂

Sejak hanya mendengarkan lagunya, saya sudah jatuh cinta dengan “Malaikat Juga Tahu” dan ternyata film dan ceritanya pun tak kalah menarik. Berhubung film ini udah lama, tentu sudah banyak yang nonton, baca, dan tahu ceritanya.

Cerita ini tentang Abang (Lukman Sardi) yang autis dan jatuh cinta pada Leia Prisia Nasution) salah satu anak kos di rumah Bunda (ibu Abang). Leia menyayangi Abang dan yang paling mengerti Abang selain Bunda. Namun ketika Hans (adik Abang) datang, Leia jatuh cinta pada Hans, dan jika hubungan mereka dilanjutkan risikonya adalah menyakiti Abang. Risiko yang ternyata diambil oleh Leia dan Hans. Salah satu kutipan yang paling saya sukai dari film ini (yang sedikit berbeda dengan di novelnya):

“Abang cinta kamu bukan cuma pakai hati tapi jiwanya. Bukan rayuan, tapi kenyataan. Hans bisa jatuh cinta sama yang lain, tapi Abang, Abang nggak mungkin. Dia cinta sama kamu tanpa pilihan. Seumur hidup.” (Bunda to Leia, Rectoverso film)

di novelnya lebih dramatis sih :p

“Dia mencintai tidak cuma dengan hati. Tapi seluruh jiwanya. Bukan basa-basi surat cinta, tidak cuma rayuan gombal, tapi fakta. Dia cinta kamu tanpa pilihan. Seumur hidupnya.”

Dan kutipan dari lagunya, gak kalah keren…

“Hampamu tak kan hilang semalam,
oleh pacar impian, tetapi kesempatan
untukku, yang mungkin tak sempurna
tapi siap untuk diuji… kupercaya diri, cintaku lah yang sejati

Namun tak kau lihat, terkadang malaikat
tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Tapi kasih ini, silahkan kau adu
Malaikat juga tahu… siapa yang jadi juaranya”

Ah… saya sungguh jatuh cinta pada Dee dan kata-katanya dalam lagu ini (>.<)

Selain “Malaikat Juga Tahu” saya juga suka cerita Curhat Buat Sahabat yang dibintangi Acha Septriasa (Amanda) dan Indra Birowo (Reggie). Di sini Reggie jadi sahabat baik untuk Amanda yang selalu mendengarkan semua ceritanya tentang pacar-pacarnya. Pada akhirnya Amanda baru sadar bahwa orang yang sungguh menyayanginya adalah Reggie.

Kutipan keren dari filmnya:

“Aku tuh ga butuh apa-apa lagi. Aku tuh cuma butuh orang yang sayang beneran sama aku. Yang mau datang ke rumah kalau aku sakit, jam berapa aja, bawa segelas air putih. Keinginan kaya gitu ga ketinggian kan?” (Amanda to Reggie, Rectoverso film)

Kutipan dari novelnya:

“Tak ada yang muluk dari obat flu dan segelas air putih, tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam”

“Aku ingin membisikkan selamat tidur, jangan bermimpi. Untuk bersamaku, ia tak perlu mimpi” (Rectoverso novel)

And the last is the song… kalimat terakhirnya bikin makjleb🙂

“Dan kini sampailah, aku disini…
yang cuma ingin diam, duduk di tempatku
menanti seorang yang biasa saja
segelas air di tangannya, kala kuterbaring sakit
yang sudi dekat, mendekap tanganku
mencari teduhnya dalam mataku
dan berbisik : “pandang aku, kau tak sendiri, oh dewiku…”

dan demi tuhan, hanya itulah yang
itu saja kuinginkan

telah lama, kumenanti
satu malam sunyi untuk kuakhiri
dan usai tangis ini, aku kan berjanji…

untuk diam, duduk di tempatku
menanti seorang yang biasa saja
segelas air di tangannya, kala kuterbaring sakit
menentang malam, tanpa bimbang lagi
demi satu dewi yang lelah bermimpi
dan berbisik : “selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku…”

wahai tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi…”

So, Malaikat Juga Tahu for me is a masterpiece in Rectoverso… the Runner up is Curhat Buat Sahabat. Anyway… 2014 sudah mau berakhir, if I can make a wish… (kalau gak bisa ketemu dengannya di malam pergantian tahun nanti), semoga saya bisa mengawali tahun dengan mendengarkan suaranya, bicara panjang lebar, dan tertawa bersama.

Dan mengutip Dee: “Wahai Tuhan, permintaanku nggak ketinggian kan?”🙂

– S –

5 thoughts on “Malaikat juga tahu…

      1. Ohoo..aku kemarin liat lagi di yutub🙂

        Semoga rindunya segera tuntas terbayar saat tahun baru. hihi. :p

        Oh iya, Selamat tahun baru Kak Sila (takut ga keburu ngucapin). Semoga tahun 2015nya jauh lebih baik. Keep in touch ya, Kak SIla. Saya senang punya temen baru, walau belum pernah ketemu. Hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s