Andai Saja

Andai saja dia adalah manusia.
Pasti sudah kucekik lehernya sampai kehabisan napas,
kumutilasi, lalu kubuang ke sungai Brantas.
Sepotong demi sepotong.

Sayangnya bukan.
Dia hanya segumpal ketakutan yang terpelihara oleh waktu.

Dan kau… iya, kau… bisa kau membunuhnya untukku?

– S –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s