Seperti halnya rumah, blog ini tentu diharapkan punya Tuan, atau dalam kasus blog saya berarti Nyonya, atau Nona karena saya belum menikah, atau induk semang kalau Anda menganggap blog saya seperti kontrakan, atau apalah terserah Anda saja. Dan sebagai pemilik rumah, tentunya Anda berharap saya punya wajah. Atau setidaknya semacam penggambaran diri yang membuat Anda bisa mengira-ngira orang yang tulisannya diecer di blog ini seperti apa.

Saya agak bingung kalau harus memberi wajah pada diri saya sendiri. Kalau dulu Tuhan menyuruh saya memilih wajah sebelum lahir, mungkin saya belum akan lahir sampai tahun 4013, saking bingungnya saya memilih wajah. Jadi tentunya, membuat wajah sebagai representatif diri saya sebagai pemilik blog ini bukan pekerjaan mudah.

Sebelumnya saya pernah menuliskan beberapa poin tentang diri saya. Namun saya sadar, manusia itu tak ada bedanya dengan air, dengan angin, dengan dunia. Manusia itu berubah, bergerak, berputar. Intinya, saya sebagai manusia ternyata masih terus berubah-ubah. Poin-poin yang saya tulis bisa jadi sudah tidak merepresentasikan diri saya yang sekarang. Jadi, apa gunanya poin-poin itu ditulis kalau pada akhirnya memberikan ‘wajah’ yang salah. Saya bisa dituduh berbohong.

Untuk itu, ada baiknya saya tidak memberikan standar ‘wajah’ pada diri saya sendiri. Malu, dan malu-maluin. Mendingan Anda baca sendiri tulisan-tulisan saya. Itu juga kalau mau baca. Lalu Anda bisa menyimpulkan sendiri saya ini orangnya seperti apa. Itu juga kalau mau membaca semua tulisan saya sampai habis. Itu juga kalau mau menyimpulkan.

Kesimpulannya, saya ini siapa sih? Dalam blog yang sedang Anda baca ini, saya adalah apapun dan siapapun yang ada dalam pikiran Anda. Lha, Anda sendiri, siapa?

Sebelumnya, terima kasih lho ya… sudah mau mampir dan baca tulisan saya🙂

*salaman*

 

 

8 thoughts on “Who lives here?

  1. Khuuun ^_^
    Ini Yuli (partner WC jaman dahulu kala ^^). Senangnya bisa bertemu kamu di siniii..
    I’m newbie here, masih ola-olo..
    mari kita belajar bersama, dan mohon bimbingannya ^_^
    Fighting!!

      1. yidmilan.wordpress.com
        hehe, jadi malu^^wordpressku msh acakadut, campur kayak gado2..
        masih bingung nata sana-sini^^
        Mari kita belajar bersama^^

  2. Kesenian tradisional memang sudah jarang dilirik oleh anak muda. Tapi sebagai anak muda( jawa), kita harus terus mencintai kebudayaan kita. Ditengah gempuran budaya barat. Mungkin dengan membawa nya, ke media yang lebih modern. May be..🙂

    1. Setujuuuuu… menggemari musik luar boleh, tapi seharusnya yang di dalam juga tetap dilestarikan. Iya, lebih gencar ditayangkan di media-media ya harusnya. Kamu kapan terakhir liat ludruk, hayoo? :p

      *btw, komenmu kok nyasar di sini, budayakan komen di postingannya, hehehe… terima kasih sudah mampir😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s